Jumat, 20 Juni 2014

Tes Kepemimpinan

TES KEMAMPUAN KEPEMIMPINAN
KERJAKAN DALAM 1 MENIT !!!

NAMA           :
Jurusan          :

Bacalah soal dibawah ini dengan TEPAT DAN BENAR!

1.      2 X 1 = …..
2.      Huruf ke empat alphabet adalah = ….
3.      Jangan lupa tulis nama anda secara lengkap di sudut kiri atas …
4.      Jika telah selesai katakan YES AKU BISA!!!
5.      Lingkari soal no 1 …..
6.      Jangan lupa tulis jurusan atau program studi yang kamu ikuti …
7.      Jika telah selesai katakan OKE AKU SIAP !!!
8.      Lewati soal no 8 ini anggap sebagai bonus…
9.      Jangan kerjakan soal-soal yang nomor belasan berkut 10, 12,  …
10.  Tulis huruf A sebanyak 5 x …
11.  Semua soal tak perlu dikerjakan cukup kerjakan no 15..
12.  Cukup tulis angka 1 di lembar kerjamu
13.  Semua soal tak perlu dikerjakan anggap sudah selesai…
14.  Buatlah lingkaran yang besar 3 buah di belakang kertas kerjamu…

15.  Tulis namamu di papan tulis depan kelas…

Kunci dari permainan ini adalah di Nomor 13 (karena perintah dari soal ini adalah diminta membaca)

Kamis, 19 Juni 2014

Tes Kepribadian

Cobalah  Kuis di bawah ini dan Anda akan menemukan jawaban, bagaimana kepribadian Anda menurut bahasa tubuh yang Anda perlihatkan.
1. Anda sedang berdebat tentang suatu masalah dan akhirnya menjadi sangat marah. Apa yang Anda lakukan dengan tangan Anda?

a. Bergerak ke sana-sini dengan cepat.
b. Tetap di posisinya.
c. Saling bersilang.

2. Teman-teman berjanji bertemu di sebuah pesta, tapi mereka datang terlambat. Anda memutuskan untuk:

a. Mulai mengajak bicara orang yang ada di dekat Anda.
b. Mengambil minum dan duduk.
c. Menunggu teman-teman di luar.

3. Anda sedang menjalani wawancara untuk mengisi lowongan pekerjaan. Tiba-tiba keadaan menjadi sangat sunyi. Apa yang Anda lakukan?

a. Mengajukan sejumlah pertanyaan kepada si pewawancara.
b. Memberi contoh lain sambil mendiskusikan pekerjaan/pertanyaan yang terakhir.
c. Memandang pewawancara sambil menunggu tindakan mereka selanjutnya.

4. Ketika berada di antara keramaian orang, seperti di mal pada hari Sabtu, bagaimana Anda menggambarkan cara berjalan Anda di antara mereka?

a. Jalan perlahan-lahan, sambil melihat semuanya.
b. Berjalan biasa, berhenti jika merasa membutuhkannya.
c. Berjalan cepat, mendapatkan apa yang dibutuhkan, kemudian pergi.

5. Anda berkencan pada hari pertama, membicarakan cerita lucu. Bagaimana cara Anda memandang pasangan?

a. Menatap langsung ke matanya.
b. Biasa saja.
c. Menunduk, pura-pura sibuk melihat makanan di piring.

6. Anda akan membeli perlengkapan baju baru untuk berolahraga. Model apa yang Anda cari?

a. Atasan yang ketat yang memperlihatkan lengan Anda yang indah.
b. T-shirt pendek dan celana yoga yang terkesan relaks.
c. Celana baggy yang longgar.

7. Anda sedang berdiri menunggu bus pada waktu hujan, tiba-tiba sebuah mobil lewat dengan kencang sehingga menyemprotkan lumpur dan air kotor. Reaksi Anda?

a. Berteriak kepada sopirnya sambil memukul bagian mobil itu.
b. Membeli baju baru di perjalanan menuju kantor.
c. Bersembunyi sepanjang hari dengan pakaian yang ada.

8. Pendapat Anda mengenai foto diri yang paling mutakhir?

a. Begitu cantik sehingga perlu dibingkai.
b. Tidak jelek.
c. Foto terburuk yang saya miliki!

[JAWABAN & ARTI KEPRIBADIAN ANDA ]

Lebih Banyak A:

Anda seorang yang kurang dapat dipercaya dan kadang memiliki kecenderungan berbuat licik. Anda juga termasuk tipe yang selalu mencoba agar diperhatikan oleh orang lain secara berlebihan. Memonopoli pembicaraan dan cenderung meninggalkan lawan bicara bila pendapatnya bertentangan, juga merupakan kecenderungan sikap Anda. Sisi buruk lainnya, Anda senang menghilangkan peran orang lain dan mengambil alihnya.

Lebih Banyak B:

Bersahabat dan fleksibel. Itulah gambaran umum tentang diri Anda. Kemampuan Anda berbicara (termasuk dengan orang yang baru dikenal) dan juga menjadi pendengar yang baik, membuat Anda kerap dipercaya teman sebagai tempat curhat. Apalagi, Anda bisa menyimpan rahasia mereka dengan baik. Sikap dan gerak-gerik tubuh Anda memang sangat menguntungkan bagi hubungan Anda dengan teman-teman, keluarga, dan orang yang baru dikenal.

Lebih Banyak C:

Hmm, sifat Anda sangat mempengaruhi bahasa tubuh Anda. Mengapa Anda melakukan hal yang penuh risiko? Menghabiskan waktu dengan diri sendiri dan tidak mengerti, mengapa Anda tak bahagia dengan kehidupan Anda


Minggu, 15 September 2013

Berfilsafat


Berfilsafat didorong untuk mengetahui apa  yang telah kita ketahui dan apa yang belum diketahui.

Berfilsafat rendah hati, tidak semuanya akan diketahui dalam kesemestaan.

Berfilsafat mengoreksi diri. Berani berterus terang seberapa jauh kebenaran yang dicari telah terjangkau.

Berfilsafat menerawang jauh mencari hakekat sesuatu membongkar tempat berpijak secara fondamental  sifat mendasar.

Berfilsafat tentang ilmu berarti berterusterang pada diri sendiri apa sebenarnya yang kita ketahui tentang ilmu. Mengevaluasi pengetahuan yang kita miliki.

Kamis, 08 Agustus 2013

Selamat Idul Fitri 1434 H

Kami dari Trust Metro Institute Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1434 H "Mohon Maaf Lahir dan Bathin"

Senin, 29 Juli 2013

KOPERASI MEWUJUDKAN KEBERSAMAAN


Noer Soetrisno


KOPERASI MEWUJUDKAN KEBERSAMAAN DAN KESEJAHTERAAN: MENJAWAB TANTANGAN GLOBAL DAN REGIONALISME BARU


Membangun sistem Perekonomian Pasar yang berkeadilan sosial tidaklah cukup dengan sepenuhnya menyerahkan kepada pasar. Namun juga sangatlah tidak bijak apabila menggantungkan upaya korektif terhadap ketidakberdayaan pasar menjawab masalah ketidakadilan pasar sepenuhnya kepada Pemerintah. Koperasi sebagai suatu gerakan dunia telah membuktikan diri dalam melawan ketidakadilan pasar karena hadirnya ketidaksempurnaan pasar. Bahkan cukup banyak contoh bukti keberhasilan koperasi dalam membangun posisi tawar bersama dalam berbagai konstelasi perundingan, baik dalam tingkatan bisnis mikro hingga tingkatan kesepakatan internasional. Oleh karena itu banyak Pemerintah di dunia yang menganggap adanya persamaan tujuan negara dan tujuan koperasi sehingga dapat bekerjasama.

Meskipun demikian di negeri kita sejarah pengenalan koperasi didorong oleh keyakinan para Bapak Bangsa untuk mengantar perekonomian Bangsa Indonesia menuju pada suatu kemakmuran dalam kebersamaan dengan semboyan "makmur dalam kebersamaan dan bersama dalam kemakmuran". Kondisi obyektif yang hidup dan pengetahuan masyarakat kita hingga tiga dasawarsa setelah kemerdekaan memang memaksa kita untuk memilih menggunakan cara itu. Persoalan pengembangan koperasi di Indonesia sering dicemooh seolah sedang menegakan benang basah. Pemerintah di negara-negara berkembang memainkan peran ganda dalam pengembangan koperasi dalam fungsi "regulatory" dan "development". Tidak jarang peran ”development”  justru tidak mendewasakan koperasi.

Koperasi sejak kelahiranya disadari sebagai suatu upaya untuk menolong diri sendiri secara bersama-sama. Oleh karena itu dasar "self help and cooperation" atau "individualitet dan solidaritet" selalu disebut bersamaan sebagai dasar pendirian koperasi. Sejak akhir abad yang lalu gerakan koperasi dunia kembali memperbaharui tekadnya dengan menyatakan keharusan untuk kembali pada jati diri yang berupa nilai-nilai dan nilai etik serta prinsip-prinsip koperasi, sembari menyatakan diri sebagai badan usaha dengan pengelolaan demoktratis dan pengawasan bersama atas keanggotaan yang terbuka dan sukarela. Menghadapi milenium baru dan globalisasi kembali menegaskan pentingnya nilai etik yang harus dijunjung tinggi berupa: kejujuran, keterbukaan, tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada pihak lain (honesty, openness, social responsibility and caring for others) (ICA,1995). Runtuhnya rejim sosialis Blok-Timur dan kemajuan di bagian dunia lainnya seperti Afrika telah menjadikan gerakan koperasi dunia kini praktis sudah menjangkau semua negara di dunia, sehingga telah menyatu secara utuh. Dan kini keyakinan tentang jalan koperasi itu telah menemukan bentuk gerakan global.

Koperasi Indonesia memang tidak tumbuh secemerlang sejarah koperasi di Barat dan sebagian lain tidak berhasil ditumbuhkan dengan percepatan yang beriringan dengan kepentingan program pembangunan lainnya oleh Pemerintah. Krisis ekonomi telah meninggalkan pelajaran baru, bahwa ketika Pemerintah tidak berdaya lagi dan tidak memungkinkan untuk mengembangkan intervensi melalui program yang dilewatkan koperasi justru terkuak kekuatan swadaya koperasi.

Di bawah arus rasionalisasi subsidi dan independensi perbankan ternyata koperasi mampu menyumbang sepertiga pasar kredit mikro di tanah air yang sangat dibutuhkan masyarakat luas secara produktif dan kompetitif. Bahkan koperasi masih mampu menjangkau pelayanan kepada lebih dari 11 juta nasabah, jauh diatas kemampuan kepiawaian perbankan yang megah sekalipun. Namun demikian karakter koperasi Indonesia yang kecil-kecil dan tidak bersatu dalam suatu sistem koperasi menjadikannya tidak terlihat perannya yang begitu nyata.

Lingkungan keterbukaan dan desentralisasi memberi tantangan dan kesempatan baru membangun kekuatan swadaya koperasi yang ada menuju koperasi  yang sehat dan kokoh bersatu.

Menyambut pengeseran tatanan ekonomi dunia yang terbuka dan bersaing secara ketat, gerakan koperasi dunia telah menetapkan prinsip dasar untuk membangun tindakan bersama. Tindakan bersama tersebut terdiri dari tujuh garis perjuangan sebagai berikut :

­Pertama, koperasi akan mampu berperan secara baik kepada masyarakat ketika koperasi secara benar berjalan sesuai jati dirinya sebagai suatu organisasi otonom, lembaga yang diawasi anggotanya dan bila mereka tetap berpegang pada nilai dan prinsip koperasi;
Kedua, potensi koperasi dapat diwujudkan semaksimal mungkin hanya bila kekhususan koperasi dihormati dalam peraturan perundangan;
Ketiga, koperasi dapat mencapai tujuannya bila mereka diakui keberadaannya dan aktifitasnya;
Keempat, koperasi dapat hidup seperti layaknya perusahaan lainnya bila terjadi "fair playing field";
Kelima, pemerintah harus memberikan aturan main yang jelas, tetapi koperasi dapat dan harus mengatur dirinya sendiri di dalam lingkungan mereka (self-regulation);
Keenam, koperasi adalah milik anggota dimana saham adalah modal dasar, sehingga mereka harus mengembangkan sumberdayanya dengan tidak mengancam identitas dan jatidirinya, dan;
Ketujuh, bantuan pengembangan dapat berarti penting bagi pertumbuhan koperasi, namun akan lebih efektif bila dipandang sebagai kemitraan dengan menjunjung tinggi hakekat koperasi dan diselenggarakan dalam kerangka jaringan.

Bagi koperasi Indonesia membangun kesejahteraan dalam kebersamaan telah cukup memiliki kekuatan dasar kekuatan gerakan. Daerah otonom harus menjadi basis penyatuan kekuatan koperasi untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan lokal dan arus pengaliran surplus dari bawah. Ada baiknya koperasi Indoensia melihat kembali hasil kongres 1947 untuk melihat basis penguatan koperasi pada tiga pilar kredit, produksi dan konsumsi (Adakah keberanian melakukan restrukturisasi koperasi oleh gerakan koperasi sendiri?)   

Dengan mengembalikan koperasi pada fungsinya (sebagai gerakan ekonomi) atas prinsip dan nilai dasarnya, koperasi akan semakin mampu menampilkan wajah yang sesungguhnya menuju keadaan "bersama dalam kesejahteraan" dan "sejahtera dalam kebersamaan”.


Jakarta, 8 Juli 2003




Oleh: Dr. Noer Soetrisno --
Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKM, Kantor Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia